Selasa, 17 Desember 2013

Iklan di Kampungwirausaha.com Iklan di Kampungwirausaha.com Peluang Bisnis Tiket Pesawat Iklan di Kampungwirausaha.com VVIP 05122013

Inspirasi Bisnis: Siapa Bilang Buka Usaha Melulu Tentang Modal Uang?

Pernah dengar Starbucks? Pasti pernah, siapa yang tidak tau Starbucks. Ada yang tau siapa pemiliknya??? Cerita perjalanan seorang yang bernama Howard Schultz, pemilik Starbucks jaringan kedai kopi. Tadinya yang bersangkutan adalah eksekutif papa atas. Waktu dia mendapat tugas ke Seattle, dan minum kopi di Starbucks.  Dia jual impiannya untuk membuka cabang di seluruh Amerika, bahkan di seluruh dunia.
Setelah proses yang lama, pemiliknya setuju untuk mempekerjakan Howard dengan bayaran yang jauh lebih kecil dari gajinya sebagai eksekutif papan atas. Howard setuju dan pindah ke Seattle. Kemudian dia belajar semua jurus yang ada dan menganjurkan pemiliknya untuk membuka cabang.
Ketika pemiliknya agak segan untuk membuka banyak cabang, Howard menawarkan akan buka sendiri dan pemilik lama ikut jadi pemegang saham. Pemilik setuju dan jadi pemegang saham. Ketika waktu berlalu dan pemilik Starbucks tidak mau melanjutkan lagi usahanya, Starbucks ditawarkan kepada Howard dengan harga yang sangat tinggi. Howard setuju dan mencari modal dari sekian banyak kenalannya. Jadilah Starbucks miliknya, berkembang pesat jadi banyak, go public dan menyebar ke seluruh dunia.
Wahhh.. Bisnis tanpa modal sendiri. Modal orang lain, dari kenalan-kenalannya. Yah, pake istilah OPM (Opium kerennya…) = Other’s People Money. Howard bermodalkan impiannya untuk membuka cabang Starbucks di seluruh dunia, dengan bermodalkan uang orang lain. So, siapa bilang bisnis butuh modal uang????
Ada banyak kisah sukses bisnis tanpa modal uang atau tanpa modal uang sendiri. Yang penting adalah kemauan dan niat. Saya sendiri punya bisnis tanpa modal uang yang besar, juga punya bisnis tanpa modal uang sama sekali, dan juga saya punya bisnis yang modal uang lumayan besar namun kepintaran/ide orang lain. Peluang ada banyak sekali di dunia ini. Asal kita mau melihat dan membuka pikiran. Yah, bukalah pikiran, daripada buka baju terus, ehehe..
Ada dunia kekurangan uang, ada juga dunia kelebihan uang. Dunia manakah yang anda lihat sekarang??? Kalau anda cuma melihat dunia kekurangan uang, maukah melihat dunia kelebihan uang?
Ada usaha dengan modal uang. Ada juga usaha tanpa modal uang. Dunia usaha manakah yang anda lihat sekarang??? Kalau anda cuma melihat dunia usaha yang bermodalkan uang yang besar, maukah melihat dunia usaha tanpa modal sama sekali atau bermodalkan kecil??
So, berbisnislah… sebelum berbisnis itu dilarang, hahaha… Tinggalkan budaya lama bawaan zaman penjajahan belanda dulu yang menyarankan jadilah PNS. Bayangkan, kita dijajah 350 thn oleh Belanda, yang memprogram otak masyarakat Indonesia ini agar menjadi pegawai saja.. Sedangkan mereka sendiri, orang-orang Belanda membuka usaha di Indonesia. So, setting ulang otak anda, ehh..salah, maksudnya saya… karena saya yang mau berubah. Kalo anda, ya terserah anda.. mau setting ulang sekarang, atau setting ulang karena terpaksa keadaan ketika biaya-biaya kehidupan bertambah sedangkan gaji tidak nambah-nambah, atau tetap berkata saya tidak berbakat bisnis?????.
Ayooooo!!!!!

45 Cara Promosi offline, silahkan kalau ada yg ingin menambah...

24 September 2012 pukul 2:18
  1. Pasang iklan baris di koran.
  2. Pasang iklan di buku telepon kuning (yellow pages).
  3. Pasang iklan di pusat perkulakan.
  4. Aktif mendekati konsumen lewat telepon.
  5. Mendatangi langsung konsumen yang prospektif.
  6. Promosi lewat surat dan email.
  7. Jadi pembicara di seminar dan bicaralah tentang hal yang benar-benarAnda kuasai.
  8. Jadi pembicara tamu di acara dialog di radio.
  9. Buat pusat data tentang pelanggan Anda, lengkap dengan alamatnya. Jaga terus agar tetap up-to-date.
  10. Bangun citra perusahaan Anda dengan kartu nama dan kop surat yang menarik.
  11. Rancang brosur yang menjelaskan keuntungan dari produk Anda.
  12. Kembangkan sistem pemesanan lewat surat.
  13. Buat tempat khusus untuk memamerkan dan membeli langsung produkAnda.
  14. Rancang pemasaran jarak jauh (telemarketing).
  15. Buat logo perusahaan sesuai dengan citra yang ingin Anda bangun.
  16. Terbitkan semacam buletin yang menceritakan perkembangan terbaru usaha Anda, paling tidak tiga bulan sekali.
  17. Buat suvenir dengan logo perusahaan, seperti kalender, pena, mug, kertas memo dan sebagainya.
  18. Buat kampanye sosial yang berhubungan dengan produk Anda. Misalnya jika produk Anda lampu, sebarkan tips tentang hemat pemakaian listrik.
  19. Buat stiker atau balon dengan logo dan slogan perusahaan Anda.
  20. Rancang kaos dengan logo dan nama perusahaan.
  21. Jajagi kerjasama promosi dengan perusahaan lain yang bukan pesaing.
  22. Pelajari semua biaya promosi, baik yang lewat koran, majalah, radio,televisi, papan reklame, halte bus, dan tempat-tempat umum lainnya.
  23. Temukan cara untuk mengurasi biaya promosi dengan memanfaatkan promosi patungan.
  24. Berterimakasih kepada pelanggan dengan mengiriminya surat.
  25. Menjaga hubungan dengan pelanggan dengan cara mengiriminya kartu ulang tahun, Lebaran, Natal, atau tahun baru.
  26. Pasang profil perusahaan di majalah atau koran yang biasa dibaca oleh calon konsumen sasaran.
  27. Sewa agen periklanan atau humas (PR/public relations).
  28. Selenggarakan sayembara yang bersifat promosi.
  29. Selenggarakan seminar yang khusus membahas produk, jasa, dan perusahaan Anda.
  30. Selipkan brosur atau bahan promosi lainnya ke dalam tagihan yang Anda kirim.
  31. Cari calon pelanggan di pameran-pameran.
  32. Cari calon pelanggan di perkumpulan-perkumpulan/komunitas yang berhubungandengan bisnis Anda.
  33. Cari calon pelanggan di seminar-seminar.
  34. Cari calon pelanggan di majalah atau koran.
  35. Kemas brosur, daftar harga, dan surat-menyurat dalam tempat khusus untuk pelanggan.
  36. Pasang papan penunjuk di pinggir jalan dekat kantor Anda.
  37. Sebarkan brosur dengan menyelipkannya di wiper kaca mobil.
  38. Cetak kalimat bersifat promosi pada kertas surat atau amplop.
  39. Pasang logo dan nama perusahaan pada mobil perusahaan.
  40. Siapkan video tentang profil perusahaan.
  41. Buat daftar produk lengkap tentang gambar, cara penggunaan dan keuntungan pemakaian untuk mempermudah Anda membuat promosi.
  42. Siapkan proposal yang siap ditawarkan untuk mengantisipasi kebutuhan pelanggan.
  43. Sediakan contoh produk gratisan.
  44. Sediakan kesempatan kepada calon pelanggan untuk melihat-lihat proses produksi.
  45. Sponsori acara-acara amal.
*Langkah awal sebelum memulai usaha saya akan survey pasar terlebih dulu ,

* survey lokasi
*, magang cari kerjaan diwarung yang laris untuk medapatkan pengalaman baru menu, rahasia masakan, *tempat pembelian bahan baku dimana
*Belajar memasak dari buku / browsing internet maupun dari org2 yang ahli memasak saya bisa beljar dari sana.
* tes produk kepada 10 orang sedikitnya untuk mendapatkan suara dari calon para peanggan apakah produk kita layak dijual apakah lebih baik dari pesaing kita.
Menjalin hubungan dengan pelanggan secara berlanjut agar pelanggan setia dengan kita dn teerus membeli produk kita langkah2 awal :

* Selalu tersenyum dan menyapa semua pelanggan dan semua orang
* Jadi pengusaha harus jujur karena kita juga mengharapkan pelanggan jujur dan setia dengan kita
* Cari tau alamat maupun tanggal lahir pelanggan, jika ada pelanggan ada yang ulang tahun kita kirimi kartu ulang tahun dan pelanggan pasti pelanggan akan terkejut dengan kejutan yang telah kita berikan pada pelanggan tersebut.
* Untuk pelanggan yang selalu setia dengan kita maka kita bisa mengirimkan kue ulang tahun sebagai rasa terima kasih atas kesetiaan pelanggan dan pasti itu adalah kejutan yg sangat luar biasa bagi pelanggan.
* Terus jalin hubungan dengan pelanggan, usahakan mengetahui no telpnya jika ada keluarga pelanggan , anak pelanggan maupun pelanggan kita untuk menjenguknya itu adalah cara2 strategy yng bagus untus terus menjalin hubungan dengan pelanggan.
* Buat kartu member supaya pelanggan bisa mendapatkan diskon harga khusus setiap pembelian produk kita.
* Untuk member boleh tambah nasi/ sambal secara gratis, klo sayur juga boleh nambah kuah,
* Buat rumah bisnis kita tempat yang nyaman untuk pelanggan yang ingin nyantai, beri musik atau karaoke.
* Menerima delivery service, pesanan lewat telp maupun catering dan diantar ke rumahnya pelanggan


Ini boleh jadi salah satu contoh iklan menu yang sedang kita jual maupun kita pasarkan untuk menarik pelanggan supaya mau melihat dan membeli produk yg kita jual.

* pastikan produk yang kita jual lebih baik dari pesaing kita, lebih bersih dan lebih nyaman supaya pelanggan betah.
* jual produk dengan harga murah kualitas produk baik dan enak,
usahakan produk kita lebih enak dan lebih murah, lebih ramah sama pelanggan dengan pelayanan yang bagus, karena memberikan pelayanan yang bagus juga akan berdampak bagus terhadap bisnis kita.

* Cari lokasi yang strategis yang banyak dilalui orang sehingga banyak orang yang tau akan rumah bisnis kita.
* Cari tau menu apa yang banyak dicari pelanggan,
* Berapa harga makanan yang paling murah hingga yang paling mahal.
* kita harus menjadi yang terbaik dari pelanggan, klo gak bisa terbaik yang yang berbeda dari pelanggan, berbeda lokasinya, erbeda dalam pelayanan dan penyajiannya, jangan lupa kasih add value produk yang kita jual.
* Cari tau mana rumah makan yang paling laris dan paling sepi dan banyak dikunjungi pelanggan dan perhatikan makanan apa yang sering dipesan oleh pelanggan. berapa orang yang masuk dan membeli catat.
* Berapa makanan ydan minuman yang paling murah dan yang paling mahal catat.
* survey lokasi yang akan kita jadikan sebagai tempat usaha, pagi sarapan hitung berapa kendaraan yang lewat, menjelang makan siang antara jan 12-jam 1 siang dan malam antara jam 6 sore sampai jam 9 mlm.
* Jangan lupa klo kita buka warung kasih nama misalnya WARLES PECEL WADER MBAK SOL/ MBAK SITI contoh nama ini penting supaya warung kita banyak dikenal oleh pelanggan

contoh menu yang sedang dipromosikan

Add caption

Mungkin juga bisa seperti ini

contoh papan nama buat calon rumah bisnisku
Strategy promosi yang tepat dapat menarik pelanggan

Strategi Pemasaran - Strategi Pemasaran Efektif Sepanjang Zaman


   Strategi pemasaran efektif sepanjang zaman. Di sini terdapat beberapa strategi pemasaran yang masih lagi berkesan dan anda boleh praktikkan dalam mana-mana perniagaan yang anda miliki. Mari kita ketahui lebih mendalam mengenai strategi pemasaran efektif sepanjang zaman ini.

 Strategi Pemasaran : Cari Mereka Yang Memerlukan Anda.

   Ini adalah salah satu daripada prinsip strategi pemasaran mudah yang jarang difahami oleh kebanyakan jurujual. Jika anda ingin menjual secara efektif, anda harus menumpukan kepada pelanggan yang berminat dengan produk anda terlebih dahulu.

   Di dalam strategi pemasaran online, inilah yang dinamakan trafik sasaran (targeted traffic). Ianya lebih efektif, dan anda tidak perlu bersusah payah untuk meyakinkan para pelanggan. Anda juga akan berpeluang mendapat banyak jualan.

   Perhatikan prinsip strategi pemasaran ini ketika anda berurusan dengan pelanggan anda. Jangan cuba menjual sikat kepada seseorang yang tidak mempunyai rambut! Maknanya, juallah produk yang betul dan kepada orang yang betul.

Strategi Pemasaran : Cari Kaedah Untuk Mendapatkan Prospek Atau List Pelanggan.

   Mencari prospek atau list pelanggan adalah sangat penting dalam strategi pemasaran. Ini disebabkan orang ramai tidak akan membeli produk anda apabila pertama kali melihatnya. Statistik menunjukkan bahawa orang ramai hanya akan mula serius memikirkan untuk mendapatkan produk anda setelah mereka melihatnya, atau mengenalinya lebih dari 7 kali. Dalam perniagaan online, ianya berlaku sekurang-kurangnya selepas 7 emel follow-up dilancarkan.

   Anda boleh membina sendiri pangkalan data untuk pelanggan anda ataupun senarai list. Strategi pemasaran ini sangat penting, kerana dengan memiliki list anda berpeluang untuk menghantar informasi follow-up sehingga 7 kali atau lebih, sebelum mereka dipengaruhi oleh iklan-iklan yang lain. Ini akan membawa kita ke bahagian yang selanjutnya.

Strategi Pemasaran : Bina Perhubungan Yang Kukuh.

   Jualan baru ataupun jualan yang berulang-ulang biasanya diakibatkan oleh perhubungan yang baik sejak awal lagi. Sebelum seseorang membeli produk anda, anda harus biarkan mereka menanamkan kepercayaan terhadap anda. Untuk memastikan ini, anda perlu tanamkan kepercayaan tersebut secara tidak langsung (pelanggan anda mungkin sangat sukar dipengaruhi, tetapi kadang kala perkataan ‘jaminan’ dalam strategi pemasaran sahaja sudah cukup untuk ‘menyentuh’ seseorang).

   Jangan biarkan prospek anda beralih arah! Ambillah masa bersama mereka dan layanlah mereka seperti seorang rakan karib. Tetapi, jika anda menghabiskan masa melayan semua orang tak kiralah samada individu tersebut prospek atau tidak, anda bakal kehilangan kesemuanya, kerana anda tidak fokus dalam strategi pemasaran anda! Jadi, tumpukan kepada proses pembinaan hubungan yang kukuh dengan prospek anda dan pasti nanti, ianya akan menghasilkan jualan.

Strategi Pemasaran : Lakukan Kajian Terhadap Statistik Pelanggan.

   Apabila kita berbicara tentang angka dan nombor, ramai yang tidak begitu mengambil berat akan hal ini. Angka dan nombor di dalam perniagaan amatlah penting untuk dikaji serta dijadikan kayu pengukur. Jika anda memahami serta bijak memanipulasikan statistik angka dalam strategi pemasaran anda, besar kemungkinan perniagaan anda akan terus berkembang.

   Bagi perniagaan online, yang melakukan strategi pemasaran dengan menjual melalui penggunaan surat jualan kebiasaannya akan dikenalpasti prestasinya dengan cara membandingkan jumlah pembelian dan jumlah pelawat yang datang. Ini dikenali sebagai nisbah pertukaran (conversion rate), iaitu melihat berapa ramaikah yang membeli dari sejumlah trafik yang datang ke laman web mereka.

   Jika anda melakukan strategi pemasaran di luar sana, janganlah cuba mendesak pelanggan anda sehingga akhirnya mereka melarikan diri dari anda. Anda seharusnya berkongsi informasi dengan mereka dan bantu mereka untuk memenuhi keperluan mereka. Jangan sesekali mendesak serta memaksa mereka mendapatkan produk anda walaupun anda sedar produk anda mungkin dapat membantu mereka. Ini pasti akan menimbulkan masalah buat anda di kemudian hari.

   Jika prospek tersebut tidak termasuk di dalam sasaran pasaran anda, biarkan sahaja. Maknanya, bilangan prospek anda mungkin sedikit tetapi ianya sangat tepat untuk berada di dalam bidang sasaran pasaran anda. Jadi kesimpulannya, gunakanlah strategi pemasaran efektif sepanjang zaman ini supaya perniagaan anda berkembang dengan jayanya.

Strategi Pemasaran


TEKNIK DAN STRATEGI PEMASARAN
Setelah memahami perencanaan usaha, langkah selanjutnya adalah mempelajari dan melatih bagaimana barang dan jasa yang dihasilkan itu didistribusikan atau dipasarkan. Sesuai dengan definisi pemasaran yaitu kegiatan menefiti kebutuhan dan keinginan konsumen (probe/search), menghasilkan barang dan jasa sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen (product), menentukan fingkat harga (price), mempromosikannya au agar produk dikenal konsumen (promotion), dan mendistribusikan produk ke tempat konsumen (place), maka tujuan pemasaran adalah bagaimana agar barang dan jasa yang dihasilkan disukai, dibutuhkan, dan dibeh oleh konsumen (J. Supranto, 1993). Ini berarti, perhatian kita dalam pemasaran haruslah diawali dengan riset pemasaran yaitu untuk meneliti kebutuhan dan keinginan konsumen. Sesuai dengan tujuan pemasaran, maka inti pemasaran adalah penciptaan nilai yang lebih finggi bagi konsumen daripada nilai yang diciptakan oleh pihak pesaing. Strategi usaha yang cocok dengan konsep tersebut adalah memproduksi barang dan jasa apa yang bisa dijual dan bukan menjual barang dan jasa apa yang bisa diproduksi. Strategi pertama sangat tepat dan sesuai dengan inti pemasaran, sedangkan strategi kedua tidak tepat karena tidak memperhatikan kebutuhan dan keinginan konsumen. Prinsip dasar pemasaran yaitu menciptakan nilai bagi langganan (customer value), keunggulan bersaing (competitive advantages), dan fokus pemasaran. Tujuan pemasaran bukan mendapatkan langganan (get customer), akan tetapi memperbaiki situasi bersaing (improve competitive situation). Dalam konteks ini, seorang wirausaha harus mampu memproduksi barang dan jasa dengan mutu yang lebih baik, harga yang lebih murah, dan penyerahan yang lebih cepat daripada pesaing.
1. PERENCANAAN PEMASARAN
Pembahasan tentang strategi perusahaan, tidak bisa lepas dari perencanaan, arahan, atau acuan gerak langkah perusahaan untuk mencapai suatu tujuan. Ada beberapa langkah dalam merencanakan pemasaran bagi usaha baru:
Langkah 1: Penentuan Kebutuhan dan Keinginan Pelanggan
Untuk mengetahui kebutuhan dan keinginan pelanggan, pertama-tama harus dilakukan penelitian pasar atau riset pemasaran. Riset pasar harus diarahkan pada kebutuhan konsumen, misalnya barang atau jasa apa yang diinginkan dan dibutuhkan konsumen, berapa jumlahnya, kualitas yang bagaimana, siapa yang membutuhkan, dan kapan mereka memerlukan. Riset pasar dimaksudkan untuk menentukan segmen pasar dan karakteristik konsumen yang dituju.
Langkah 2: Memilih Pasar Sasaran Khusus (Special Target Market)
Setelah mengetahui kebutuhan dan keinginan konsumen, langkah berikutnya adalah memilih pasar sasaran khusus. Ada tiga jenis pasar sasaran khusus, yaitu:
(1) Pasar individual (individual market).
(2) Pasar khusus (niche market).
(3) Segmentasi pasar (market segmentation).
Dari tiga altematif pasar sasaran tersebut, bagi perusahaan kecil dan usaha baru lebih tepat bila memilih pasar khusus (niche market) dan pasar individual (individual market). Sedangkan untuk perusahaan menengah dan besar lebih baik memilih segmen pasar (segmentation market).
Langkah 3: Menempatkan Strategi Pemasaran dalam Persaingan
Penerapan strategi pemasaran sangat tergantung pada keadaan lingkungan persaingan pasar yang ada dari hari kehari. Keberhasilan dalam segmentasi pasar sangat tergantung pada potensi yang menggambarkan permintaan dari lingkungan persaingan. Ada enam strategi untuk memenuhi permintaan dari lingkungan yang bersaing:
(1) Berorientasi pada pelanggan (customer orientation).
(2) Kualitas (quality), ialah mengutamakan Total Quality Management (TQM) yaitu efektif, efisien, dan tepat.
(3) Kenyamanan (convenience), yaitu memfokuskan perhatian pada kesenangan hidup, kenyamanan, dan kenikmatan.
(4) Inovasi (innovation), yaitu harus berkonsentrasi untuk berinovasi dalam produk, jasa, maupun proses.
(5) Kecepatan (speed), atau disebut juga Time Compression Management (TCM), yang diwujudkan dalam bentuk:
(a) Kecepatan untuk menempatkan produk baru di pasar.
(b) Memperpendek waktu untuk merespons keinginan dan kebutuhan pelanggan (customer response time).
(6) Pelayanan dan kepuasan pelanggan.
Langkah 4: Pemilihan Strategi Pemasaran
Strategi pemasaran ialah paduan dari kinerja wirausaha dengan hasil pengujian dan penelitian pasar sebelumnya dalam mengembangkan keberhasilan strategi pemasaran. Untuk menarik konsumen, wirausaha bisa merekayasa indikator-indikator yang terdapat dalam bauran pemasaran (marketing mix), yaitu probe, product, price, place, promotian.
2. BAURAN PEMASARAN (MARKETING MIX)
Penelitian dan Pengembangan Pasar (Probe)
Seperti telah dikemukakan bahwa langkah pertama dalam kegiatan pemasaran adalah meneliti kebutuhan dan keinginan konsumen. Berapa jumlahnya, bagaimana daya belinya, di mana tempat konsumennya, dan berapa permintaannya. Semua ini merupakan informasi penting bagi pemasaran produk baru. Menurut Peggy Lambing dan Charles L. Kuehl (2000: 153), keunggulan bersaing perusahaan baru terletak pada perbedaan (diferensiasi) perusahaan tersebut dengan pesaingnya dalam hal:
(1) Kualitas yang lebih baik.
(2) Harga yang lebih murah dan bisa ditawar.
(3) Lokasi yang lebih cocok, lebih dekat, lebih cepat.
(4) Seleksi barang dan jasa yang lebih menarik.
(5) Pelayanan yang lebih menarik dan lebih memuaskan konsumen.
(6) Kecepatan, baik dalam pelayanan maupun dalam penyaluran barang.
Oleh sebab itu, menurut Zimmerer (1996: 117), bagi usaha baru. sangatlah cocok untuk menerapkan strategi market driven. Strategi ini dibangun berdasarkan enam pondasi:
(1) Orientasi konsumen.
(2) Kualitas.
(3) Kenyamanan dan kesenangan.
(4) Inovasi.
(5) Kecepatan.
(6) Pelayanan dan kepuasan pelanggan.

Berorientasi pada Konsumen
Usaha baru yang berhasil pada umumnya memusatkan perhatian pada pengembangan sikap yang berorientasi kepada kepuasan stakeholder (stakeholder satisfaction). Dalam pemasaran, orientasi itu tentunya kepada kepuasan pelanggan dengan prinsip-prinsip pokok sebagai berikut:
(1) Bila ada pelanggan yang merasa kurang puas, penuhilah secepat    mungkin kekurangan tersebut.
(2) Doronglah pelanggan untuk mengajukan keluhan bila kurang             memuaskan.
(3) Mintalah umpan balik (feed-back) dari karyawan tentang upaya          perbaikan pelayanan yang harus diberikan kepada pelanggan.
(4) Buatlah komitmen untuk membuat pelayanan terbaik kepada              konsumen.
(5) Izinkan manajer untuk menunggu.pelanggan temporer.
(6) Hati-hati dalam memilih dan melatih seseorang yang akan                  berhubungan dengan pelanggan.
(7) Kembangkan pelayanan bagi karyawan, sehingga komunikasi             betul-betul mengarah pada pelanggan.
(8) Berikan insentif kepada karyawan yang betul-betul memberikan          pelayanan istimewa kepada pelanggan.
Kualitas
Agar berhasil dalam persaingan global, sangatlah penting bagi perusahaan untuk memperhatikan kualitas barang dan jasa serta pelayanan. Akhir-akhir ini, perbaikan kualitas telah dijadikan tujuan strategi beberapa perusahaan di dunia, yang kemudian secara. integral dijadikan bagian dari budaya perusahaan. Perbaikan kualitas tersebut terangkum dalam Total Quality Management (TQM).
Secara filosofis, Total Quality Management (TQM), nilai-nilai dan kerja keras tidak hanya ditujukan untuk mempertahankan kualitas barang dan jasa tetapi juga untuk mempertahankan kualitas usaha dan pelayanan kepada pelanggan. Kunci utama dalam mengembangkan TQM justru. terletak pada perhatian khusus kepada pelanggan. Artinya,’ kualitas harus mencerminkan kebutuhan dan keinginan pelanggan.
Bagaimana pelanggan menginterpretasikan kualitas? Berdasarkan hasil survei di Amerika Serikat, menurut Zimmerer (1996) ada lima macam komponen kualitas yang secara berurutan perlu diperhatikan, yaitu:
(1) Ketepatan (reliability), yaitu rata-rata kelalaian/pengabaian.
(2) Daya tahan (durability), yaitu berapa lama barang dan jasa tersebut dapat dipakai/ bertahan.
(3) Mudah digunakan (easy of use), yaitu barang dan jasa tersebut memberikan kemudahan untuk digunakan.
(4) Nama merek yang terkenal dan dipercaya (known and trusted brand name).
(5) Harga yang relatif rendah (low price).
Barang dan jasa yang cepat, tepat, hemat, sehat, kuat, dan terkenal merupakan prasyarat bagi perusahaan dalam mempertahankan kualitas. Barang dan jasa harus cepat dan tepat dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. Selain itu, barang dan jasa itu harus tahan lama atau tidak mudah rusak dan mudah digunakan oleh siapa pun dan kapan pun. Komponen lain dari kualitas yang tidak kalah pentingnya adalah harga yang murah dan merek yang terkenal. Merek yang terkenal dan harga yang terjangkau sangat menarik dan merangsang konsumen sekaligus mencerminkan kualitas yang dikehendaki konsumen.
Sedangkan di bidang jasa pelayanan, konsumen ingin melihat jasa perusahaan yang mencerminkan beberapa karakteristik sebagai berikut:
(1) jelas/nyata (tangibles), yaitu jelas ada fasilitas, ada peralatan dan ada orang yang melayaninya.
(2) Ketepatan (reliability), yaitu memenuhi apa yang dikatakan itu sesuai dengan apa yang dilakukan atau tepat janji dan tepat pelayanan.
(3) Ketanggapan (responsiveness), yaitu tanggap terhadap keinginan pelanggan.
(4) Terjamin dan penuh empati (assurance and empathy), yaitu menimbulkan sikap yang menyenangkan. Dengan kata lain, pelayanan itu harus cepat, tepat, hemat, sehat, dan nikmat. Artinya, ada garansi yang menimbulkan rasa aman dan senang.
Pedoman penting untuk mencapai sasaran kualitas seperti di atas dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:
(1) Bangun kualitas ke dalam proses.
(2) Kembangkan tim kerja dan sebar luaskan sampai departemen.
(3) Mantapkan ikatan dengan pemasok secara khusus.
(4) Latihlah manajer dan karyawan agar mereka partisipasi dalam program peningkatan kualitas.
(5) Berdayakan karyawan pada setiap tingkatan organisasi, berikan wewenang dan tanggung jawab dalam membuat keputusan untuk menentukan kualitas.
(6) Mantapkan komitmen manajer terhadap kualitas.
(7) Berikan insentif kepada orang yangbekerja berkualitas.
(8) Kembangkan strategi perusahaan dalam perbaikan kualitas.
Kenyamanan
Untuk mengetahui kenyamanan, dilakukan dengan cara meminta informasi kepada pelanggan, misalnya kesenangan apa yang mereka inginkan dan mereka harapkan dari pelayanan yang disajikan perusahaan? Untuk memberikan pelayanan yang menyenangkan harus diperhatikan hal-hal berikut:
(1) Lokasi usaha harus dekat dengan pelanggan.
(2) Berikan kemudahan-kemudahan kepada pelanggan.
(3) Tentukan jam kerja yang menyenangkan bagi pelanggan. Apakah perusahaan buka seminggu penuh atau semalam suntuk.
(4) Tetapkan apakah barang perlu diantar atau tidak.
(5) Berikan kemudahan untuk menggunakan cara kredit.
(6) Latihlah karyawan untuk dapat melakukan transaksi dengan cepat, tepat, hemat, dan sopan.
Inovasi
Inovasi merupakan kunci keberhasilan bagi usaha baru. Perubahan pasar yang sangat cepat dan persaingan yang kompleks menuntut inovasi yang terus-menerus. Inovasi yang terus-menerus merupakan suatu kekuatan bagi wirausaha dalam. meraih sukses usahanya. Beberapa bentuk inovasi yang lazim. dan terkenal ialah dalam bentuk produk baru, perbedaan teknik/cara, dan pendekatan baru dalam memperkenalkannya.
Kecepatan
Kecepatan merupakan kekuatan dalam persaingan. Dengan kecepatan berati mengurangi biaya, meningkatkan kualitas, dan memenuhi permintaan pasar. Secara filosopi, kecepatan disebut Time Compression Management (TCM), yang memiliki dua aspek, yaitu: (1) Mempercepat produk baru ke pasar, dan (2) Memperpendek waktu dalam merespons permintaan pelanggan baik dalam memproses produk maupun dalam mendistribusikan atau menyampaikannya.
Agar perusahaan yang mementingkan TQM dapat bersaing, hendaknya melakukan hal-hal sebagai berikut:
(1) Perbaharui keseluruhan proses sehingga menjadi lebih cepat.
(2) Ciptakan fungsi silang dari tim kerja, berikan wewenang untuk memecahkan persoalan. Tim kerja yang yang dimaksud adalah insinyur, pekerja yang dipabrik penjual, ahli kualitas, dan bahkan pelanggan.
(3) Arahkan tujuan secara agresif untuk mengurangi waktu dan memperpendek jadwal. Melalui TQM diharapkan dapat mengurangi siklus waktu, misalnya yang seharusnya beberapa minggu menjadi beberapa hari atau jam saja, seharusnya sebulan hanya beberapa minggu saja, dan seterusnya.
(4) Tanamkan budaya cepat. Pelayanan harus cepat namun tepat, hemat, dan sopan.
(5) Gunakan teknologi yang dapat mempercepat proses.
Pelayanan dan Kepuasan Pelanggan
Wirausaha mengetahui bahwa salah satu cara terbaik untuk mempertahankan pelanggan dan menarik pelanggan baru adalah dengan menyajikan pelayanan yang lebih baik yang tidak tertandingi oleh pesaing lain. Cara menciptakan pelayanan dan kepuasan pelanggan dapat dilakukan sebagai berikut:
(1) Dengarkan dan perhatikan pelanggan.
(2) Tetapkan pelayanan yang terbaik.
(3) Tetapkan ukuran dan kinerja standar.
(4) Berikan perlindungan hak-hak karyawan.
(5) Latih karyawan cara memberikan pelayanan yang istimewa.
(6) Gunakan teknologi yang memberikan pelayanan terbaik.

Lihat juga informasi lainnya di: http://teknobudaya.blogspot.com

70 Comments on “Strategi Pemasaran”

  1. dena kurnia Says:

    wah, saya senang, tulisan bpk sangat membantu dlm mengerjakan tugas2 saya.